Beli Pulsa Listrik 100 Ribu Dapat Berapa? Ini Dia Informasinya

Posted on
Beli Pulsa Listrik 100 Ribu Dapat Berapa? Ini Dia Informasinya

Ternyata jumlah KWH di meteran listrik ketika diisi dengan jumlah nominal pulsa yang sama tidak membuat nominal KWH juga menjadi sama. Nah, perlu diketahui bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh tipe kenaikan tarif listrik yang dibagi menjadi beberapa golongan. Sebelum Anda memasang meteran listrik maka sebaiknya ketahui terlebih dahulu mengenai golongan yang dikenakan pada meteran listrik Anda. Selain itu, jumlah KWH pada setiap meteran listrik juga dipengaruhi oleh pembayaran pajak penerangan. Kedua faktor tersebut ternyata akan menjawab pertanyaan beli pulsa listrik 100 ribu dapat berapa yang kini memang sering dipermasalahkan.

Selanjutnya, Anda juga harus mengetahui bahwa setiap golongan yang dikenakan pada tarif listrik tersebut didasarkan pada kondisi tiap ekonomi. Bagi Anda yang ingin memasang listrik elektronik ini tentunya memang harus mengetahui terlebih daulu mengenai tarif dasarnya.

Tarif Dasar Subsidi

Tarif Dasar Subsidi

Selain membedakan tarif golong berdasarkan golongan non subsidi, ternyata pemerintah juga memberikan perbedaan tarif dasar dengan memberikan subsidi. Perlu diketahui bahwa tarif dasar ini berlaku untuk para pengguna listrik PLN prabayar. Namun, ternyata hal tersebut juga dapat berbeda tarifnya khusus untuk daerah-daerah tertentu seperti negara Batam.

Menurut informasi terbaru mengenai tarif dasar subsidi untuk yang sudah bersubsidi yaitu menggunakan tarif dasar listrik rumah tangga R1 dari golongan tarif/daya keterangan tarif (Rp /kWh) yaitu R-1/450 VA Subsidi 415, R-1/900 VA Subsidi 586, dan juga R-1/900 VA-RTM untuk rumah tangga mampu.

Apabila Anda menggunakan tarif dasar menggunakan subsidi tentunya akan mendapatkan jumlah KWH yang lebih banyak per meternya. Hal tersebut memang sudah dipertimbangkan pemerintah berdasarkan tingkat perekonomian masyarakat agar tidak memberatkan.

Tarif Dasar Listrik Bisnis B1 (Subsidi)

Apabila Anda menjalankan sebuah usaha dengan menggunakan meteran listrik yang terpisah dari rumah maka gunakanlah tarif dasar bisnis B1 dengan subsidi yang akan membuat budget pengeluaran tentunya menjadi lebih terminimalkan.

Nah, ketahuilah Golongan Tarif/Daya  untuk Tarif dasar listrik bisnis b1 subsidi (Rp /kWh) yaitu B-1/900 VA 630, B-1/1300 VA, , B-1/4400 VA 1100 B-1/450 VA 535, 966, B-1/2200 VA 1100, B-1/3500 VA 1100, B-1/5500 VA 1100. Ternyata memang sudah ditentukan bahwa tarif bisnis yang mendapatkan subsidi yaitu golongan tarif B1. Selain ada B1 ternyata memang ada tarif B2 dan B3 yang tidak mendapatkan subsidi sehingga harga per KWH juga akan lebih mahal tentunya.

Bagi Anda yang termasuk kalangan atau golongan UMKM yang termasuk pebisnis kecil memang snagat disarankan untuk menggunakan Tarif Listrik B1 agar dapat menghemat beban atau biaya listrik.

Tarif Dasar Listrik Sosial (Subsidi)

Sesuai dengan namanya bahwa tarif dasar yang satu ini memang diperuntukkan dalam kegiatan sosial dalam masyarakat sehingga mendapatkan subsidi yang cukup besar dari pemerintah. Tentunya tarif atau harga per KWH di meteran listrik juga akan lebih terjangkau karena mendapatkan subsidi.

Ini dia tarif dasar yang dikenakan untuk listrik sosial yang mendapatkan subsidi dengan Golongan Tarif/Daya Tarif (Rp /kWh) -2/2200 VA 760, S-1/220 VA, S-2/450 VA 325, S-3/ di atas 200 kVA S-2/900 VA 455, S-2/1300 VA 708, S, dan S-2/3500 VA s.d 200 kVA 900.

Pengguna tarif sosial adalah sekolah, madrasah, masjid, puskesmas, panti asuhan, dan lainnya.Jika ada yang menanyakan beli pulsa listrik 100 ribu dapat berapa tentunya berbeda-beda karena ada yang bersubsidi untukkeperluan golongan tarif listrik sosial karena  seluruh golongan tarif sosial merupakan tarif subsidi.

Tarif Dasar Listrik Industri (Subsidi)

Tidak hanya diperuntukkan bagi Anda yang menjalankan bisnis tetapi ternyata sekarang ini tarif dasar listrik Industri juga memiliki tarif yang berbeda yaitu Golongan Tarif/Daya Tarif (Rp /kWh) I-1/450 VA 485, I-1/900 VA 600, I-1/1300 VA 930, I-1/2200 VA 960, I-1/3500 VA s.d 14 kVA 1112 dan juga I-2/14 kVA s.d 200 kVA.

Penjelasan tersebut ternyata memang diperuntukkan bagi golongan tarif industri yang mendapatkan subsidi adalah I1 dan I2. Selain tarif dasar untuk l1 dan l2 ternyata juga terdapat tarif I3 dan I4 untuk dunia perindustrian yang tidak mendapatkan subsidi sehingga harga per KWH akan lebih mahal.

Tarif Dasar Listrik Publik (Subsidi)

Berikutnya untuk informasi tarif dasar listrik publik yang sudah disubsidi juga menjadi pertanyaan sebagian besar orang. Nah, ini dia tarif dasar listrik publik untuk yang bersubsidi Tarif Dasar Listrik Publik (Subsidi) dengan Golongan Tarif/Daya Tarif (Rp /kWh) yaitu P-1/450 VA 685, P-1/900 VA 760, P-1/1300 VA 1049, P-1/2200 VA 1076, P-1/3500 VA 1076, P-1/4400 VA 1076, dan P-1/5500 VA 1076. Nah, Golongan tarif P1 itu sebenarnya diperuntukkan bagi Kantor Pemerintah, Pelayanan Publik,  dan Penerangan Jalan Umum.

Tarif Dasar Listrik Non-Subsidi Maret 2018

Dari penjelasan sebelumnya memang sudah diketahui bahwa tarif dasar listrik non-subsidi Maret 2018 ternyata menentukkan bahwa adanyagolongan pelanggan non-subsidi. Perlu diketahui bahwa PLN menerapkan mekanisme tariff adjustment denga penyesuaian tarif yang berbeda-beda.

Kebijakan tersebut ternyata sudah  berlaku sejak 1 Januari 2015 sesuai Permen ESDM No. 31 Tahun 2014. Selanjutnya, tarif adjustment diberlakukan setiap bulan juga dipengaruhi oleh beberapa faktor sehingga jumlah per KWHnya juga seringkali berbeda yang berupa perubahan harga bahan bakar, nilai tukar rupiah, dan inflasi bulanan.

Info Lain baca juga Daftar Harga Pulsa Telkomsel, untuk selengkapnya silahkan kalian kunjungi artikel tersebut.

Demikian penjelasan dari pertanyaan beli pulsa listrik 100 ribu dapat berapa yang ternyata memang memiliki jumlah KWH berbeda-beda sesuai dengan tarif dasar yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × one =